Pernikahan adalah fitrah manusia untuk dapat memenuhi kebutuhan biologisnya. Dan kebutuhan tersebut hanya dapat dipenuhi melalui jalan pernikahan bukan dengan jalan atau cara-cara yang kotor yang semakin banyak dilakukan hari ini. Free sex, lesbi, homo, p3lacuran, dll.

Tujuan
pernikahan adalah untuk melindungi manusia dari sifat akhlak yang
terpuji yang dapat merendahkan martabat manusia yang mulia. Dan islam
menjadikan pernikahan sebagai sarana untuk manusia melindungi dan
memelihara hal tersebut.
Namun, kesulitan dalam menjalani
pernikahan banyak didapati banyak pemuda. Dengan berbagai alasan, belum
memiliki pekerjaan tetap, belum memiliki modal dan lain sebagainya.
Dan
akan sangat menyedihkan para orang tua terkadang ikut mempesulit dan
justru membiarkan anaknya berada dalam bingkai zina yang bernama pacara
sampai si calon mantu menurutnya mapan.
Namun orang tua akan panik dan terburu-buru justru ketika mengetahui anaknya telah hamil diluar nikah.
Berbeda dengan pasangan pengantin baru berikut yang berasal dari negeri jiran Malaysia. Mereka melangsungkan penuh dengan suasana kesederhanaan. Bahkan sang mempelai pria pun tak memiliki modal untuk membeli atau menyewa pakaian untuk menghiasi dirinya.
Dikutip dari media sosial facebook milik Minyak Bezen, disampaikan bahwa pernikahan adalah bagaimana dapat mengutakan yang wajib bukan kemudian acara yang dipenuhi dengan kemewahan.
pernikahan sederhanaMinyak Bezen meneruskan bahwa islam adalah agama yang mudah dan tidak mempersulit dan hal-hal yang haram justru banyak dicari.
Mianyak Bezen kemudian menulis mengucapkan selamat kepada mempelai wanita yang berasal dari Rantau Panjang Kelantan dan lelalaki dari Terengganu.
pria nikah pakai kaosRasulullah SAW juga menganjurkan untuk dapat memeprmudah pernikahan walaupun maharnya berupa cincin dari besi. Tentunya hal ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Bahwa pernikahan adalah Ibadah dan janganlah Ibadah dirusak dengan kegiatan-kegiatan yang jauh dari Allah SWT.
Barakallahulaka wabaraka ‘alaika, wajama’a bainakuma fii khair.
0 komentar:
Post a Comment